
Profesi perawat bukan hanya identik dengan pelayanan penuh kasih, tetapi juga dituntut sigap menghadapi situasi kritis yang bisa menentukan hidup dan mati pasien. Menjawab kebutuhan tersebut, mahasiswa tingkat III Akper Patria Husada Surakarta mengikuti Pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) pada 15–21 September 2025.
Pelatihan ini berlangsung dalam dua tahap. Tahap pertama adalah sesi online pada 15–18 September, sedangkan tahap kedua berupa sesi luring di Hotel Red Chilies Surakarta pada 19–21 September. Kegiatan ini terselenggara melalui kerja sama dengan Smart Emergency and Training Center, sebuah lembaga pelatihan kegawatdaruratan yang telah terakreditasi resmi Kemenkes RI.
Empat hari pertama yang dilaksanakan secara daring, pelatihan difokuskan pada materi teoritis yang menjadi fondasi pemahaman peserta. Mahasiswa diajak membangun keseriusan belajar melalui Building Learning Commitment (BLC), sebelum masuk pada materi inti seperti penatalaksanaan pasien dengan gangguan pernapasan dan jalan napas (Airway Breathing Management). Tak berhenti di situ, mereka juga mendalami penatalaksanaan kegawatdaruratan kardiovaskuler termasuk mengenali EKG normal maupun aritmia, sebuah keterampilan penting untuk mendeteksi kelainan jantung secara cepat.
Jika sesi daring menekankan pemahaman konsep, maka pelatihan tatap muka pada 19–21 September menjadi ajang penerapan langsung di bawah bimbingan instruktur profesional dari Smart Emergency and Training Center. Mahasiswa berlatih berbagai prosedur kegawatdaruratan seperti Basic Life Support (BLS) untuk dewasa dan anak, Airway and Breathing Management, hingga interpretasi EKG untuk mendeteksi gangguan irama jantung secara cepat dan tepat.
Selain itu, mereka juga mempelajari manajemen syok, teknik balut dan bidai, serta evakuasi pasien di situasi darurat. Salah satu sesi yang paling berkesan adalah Team Initial Assessment, di mana mahasiswa berlatih bekerja sama dan mengambil keputusan cepat layaknya tim medis profesional di lapangan yaitu melatih kesiapan, koordinasi, dan ketanggapan sebagai calon perawat tangguh.
Pelatihan BTCLS ini tidak hanya memberikan pengetahuan dan keterampilan teknis, tetapi juga melatih mahasiswa agar terbiasa tenang, cepat, dan tepat dalam mengambil keputusan di situasi kritis. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam kurikulum Akper Patria Husada Surakarta, memastikan bahwa setiap lulusannya bukan hanya kompeten secara akademis, tetapi juga tangguh menghadapi realitas dunia kerja, khususnya di bidang kegawatdaruratan.
Dengan bekal yang mereka peroleh dari pelatihan ini, mahasiswa tingkat III Akper Patria Husada Surakarta kini semakin siap melangkah menjadi perawat profesional yang responsif, berkarakter, dan berdaya saing tinggi, sekaligus membawa misi kemanusiaan di setiap langkah pengabdian mereka.

